Kamis, 30 November 2017

Pemuda dan Masalah yang Dihadapi

Pemuda dan Permasalahan yang Dihadapi
  


Calvin Matthew Isaac
51417286
Dosen Pengajar: Emilianshah Banowo, S.SOS., MM



Fakultas Teknik Industri
Program Studi Teknik Informatika
Universitas Gunadarma


Kata Pengantar


Dalam penyusunan tugas ini saya sebagai penulis sudah berusaha semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuan saya. Sebagai manusia saya tidak luput dalam kesalahan menulis maupun dari segi tata bahasa. Tetapi walaupun demikian saya sudah menyelesaikan tugas ini sesuai kemampuan saya.

Untuk itu pertama-tama saya ucapkan banyak terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena tanpa pertolongan dari-Nya saya tidak akan bisa menyelesaikan tugas ini. Dan tidak lupa juga kepada dosen yang telah membimbing saya dalam mata kuliah Ilmu Sosial, Bapak EMILIANSHAH BANOWO, S.SOS.,MM.

            Dengan demikian semoga tugas ini dapat bermanfaat bagi penulis dan para pembaca pada umumnya serta dapat meningkatkan pengetahuan tentang pemuda dan permasalahan yang dihadapi. Saran serta kritik sangatlah berguna untuk membangun dan menyempurnakan makalah ini. Terima Kasih.









DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR...............................................................
DAFTAR ISI..............................................................................
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah..............................................
B. Perumusan Masalah.....................................................
C. Tujuan Penelitian........................................................
BAB II PEMBAHASAN
Ø Peranan Pemuda dalam Masyarakat .............................................
Ø Apa saja masalah yang di hadapi pemuda ......................................
Ø Faktor yang terjadi pada pemuda ....................................................
Ø Usaha untuk menanggulangi masalah pada pemuda .......................

BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan..................................................................
B. Saran..........................................................................
DAFTAR PUSTAKA
BAB I PENDAHULUAN
A.  Latar Belakang

Masalah yang dihadapi generasi muda sebenarnya tidak terpisah dari masalah secara umum yang berkembang ditengah-tengah masyarakat, karena pada hakekatnya generasi muda merupakan bagian yang tak terpisahkan dari masyarakat yang ditentukan oleh faktor dan keadaan yang ada pada generasi muda itu sendiri serta kondisi masyarakat yang bersangkutan.
Masalah-masalah yang dihadapi generasi muda saat ini antara lain:
a.            Menurunnya jiwa idealisme, patriotisme dan nasionalisme di kalangan masyarakat termasuk generasi muda.
b.            Belum seimbangnya jumlah generasi muda dengan fasilitas pendidikan dan pembinaan yang tersedia, baik yang formal maupun non formal. Tingginya jumlah putus sekolah yang diakibatkan oleh berbagai sebab yang bukan hanya merugikan generasi muda itu sendiri, tapi juga merugikan seluruh bangsa.
c.             Masih banyaknya perkawinan dibawah umur, terutama di kalangan masyarakat daerah pedesaan.
d.            Pacaran yang tidak sehat dan tidak mengikuti Norma Agama dan Adat Istiadat yang ada.
e.            Perbedaan pandangan dan sistem nilai antara generasi muda dan generasi sebelumnya
f.              Meningkatnya kenakalan remaja termasuk penyalahgunaan narkotika.
g.            Penggunaan tenaga kerja dibawah umur.

B.  Rumusan Masalah
1.     Apa peranan pemuda dalam masyarakat ?
2.     Apa saja masalah pemuda ?
3.     Apa faktor yang terjadi pada pemuda ?
4.     Apa saja usaha menanggulangi masalah anak pemuda?

C.  Tujuan Penulisan
1.      Untuk mengetahui peranan pemuda dalam masyarakat.
2.      Untuk mengetahui apa saja maslah pada pemuda.
3.      Untuk mengetahui faktor yang terjadi pada pemuda.
4.      Untuk mengetahui apa saja usaha menanggulangi masalah pada pemuda.




BAB II PEMBAHASAN
A.    Peranan pemuda dalam masyarakat
Secara kelasik masa muda merupakan masa yang paling menyenangkan. Pencarian jati diri dengan melakukan berbagai hal sesuai kehendak hati, kesenangan, sex bebas, narkotika, kenakalan dan lain-lain merupakan refleksi kelebihan energi yang bermuatan negative. Selama ini pemuda merupakan obyek dan bukan subjek bagi pembangunan. Sehingga hanya sebagai penonton dan penikmat hasil dari pembangunan. Hal ini terjadi karena ketidak percayaangenerasi tua terhadap generasi muda. Takut akan terjadi kegagalan dan sikap mengecilkan bukan suatu sikap yang membangun generasi muda menuju ke arah yang lebih baik karena hal itu dapat mengganggu perkembangan mental pemuda.

Tidak adanya kesempatan untuk melakukan pembangunan menumbuhkan suatu perasaan yang membosankan dari diri pemuda. Kegiatan mengasingkan diri dan membentuk kelompok-kelompok preman serta melakukan kegiatan yang meresahkan bagi masarakat umum merupakan suatu cara mereka dalam menyalurkan energy. Dengan demikian tidak dapat di salahkan jika generasi muda yang berikutnya akan demikian. Sikap imitasi/meniru prilaku dari orang lain merupakan proses belajar. Maka lingkungan juga memiliki peran yang cukup besar dalam pertumbuhan setiap insan. Lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, lingkungan sekolah dan lain-lain memiliki porsi yang berbeda dalam membentuk kepribadian anak. Misal seorang anak yang tinggal di lingkungan sekolah pasti memiliki kepribadian yang berbeda dengan anak yang tinggal dilingkungan pasar.

Padahal hakikatnya adalah bahwa Masa depan suatu bangsa terletak di tangan pemuda, artinya merekalah yang akan menggantikan generasi sebelumnya dalam memimpin bangsa . Oleh karena itu mereka perlu diberi bekal berupa ilmu pengetahuan dengan cara memberikan mereka pendidikan baik formal maupun informal, baik pendidikan dasar maupun pendidikan tinggi. Pembangunan yang dilakukan oleh generasi muda merupakan rangkaian gerak perubahan menuju kemajuan. Didalam pembangunan nasional, bukan hanya pembangunan fisik saja yang diperlukan melainkan membawa mereka agar terciptanya perubahan sosial.

Dalam hubungannya dengan sosialisasi generasi muda khususnya mahasiswa telah melaksanakan proses sosialisasi dengan baik dan dapat dijadikan contoh untuk generasi muda.

Pada garis besarnya, pemuda mempunyai peranan sebagai berikut :
1.     Agent of change  
Pemuda bertugas untuk mengadakan perubahan – perubahan dalam masyarakat ke arah perubahan yang lebih baik. Perubahan yang bersifat kemanusiaan
2.     Agent of defelopment
Pemuda bertugas atau melancarkan atau melaksankan pembangunan di segala bidang, baik bersifat fisik maupun non fisik.
3.     Agent of modernization
Pemuda bertindak dan bertugas sebagai pelopor dalam pembaharuan. Maksudnya pemuda pemuda dapat memilih mana yang perlu diubah dan mana yang masih tetap dipertahankan.

Jurang pemisah antar golongan akan musnah jika kita memandang semua golongan itu sebagai totalitas (orang tua, pemuda, anak-anak). Dengan demikian tidak ada pertentangan antara pemuda, orang dewasa (generasi tua) dan anak-anak, secara fundamental. Tidak ada generasi yang menganggap dirinya pelindung generasi sekarang atau yang akan datang. Semuanya bertanggung jawab atas keselamatan kesejahteraan, kelangsungan generasi sekarang dan yang akan dating.Kalaupun perbedaan dalam kematangan befikir, dalam menghayati makna hidup dan kehidupan ini semata-mata disebabkan oleh tingkat kedewasaannya saja. Melainkan perbedaan antara kelompok-kelompok yang ada, antara generasi tua dan generasi muda misalnya, hanya terletak pada derajat dan ruang lingkup tanggung jawabnya.

B.    Masalah yang dihadapi Remaja
·        Fisik dan Kesehatan
Permasalahan akibat perubahan fisik banyak dirasakan oleh remaja awal ketika mereka mengalami pubertas. Pada remaja yang sudah selesai masa pubertasnya (remaja tengah dan akhir) permasalahan fisik yang terjadi berhubungan dengan ketidakpuasan/ keprihatinan mereka terhadap keadaan fisik yang dimiliki yang biasanya tidak sesuai dengan fisik ideal yang diinginkan. Mereka juga sering membandingkan fisiknya dengan fisik orang lain ataupun idola-idola mereka. Permasalahan fisik ini sering mengakibatkan mereka kurang percaya diri. Levine & Smolak (2002) menyatakan bahwa 40-70% remaja perempuan merasakan ketidakpuasan pada dua atau lebih dari bagian tubuhnya, khususnya pada bagian pinggul, pantat, perut dan paha. Dalam sebuah penelitian survey pun ditemukan hampir 80% remaja ini mengalami ketidakpuasan dengan kondisi fisiknya (Kostanski & Gullone, 1998). Ketidakpuasan akan diri ini sangat erat kaitannya dengan distres emosi, pikiran yang berlebihan tentang penampilan, depresi, rendahnya harga diri, onset merokok, dan perilaku makan yang maladaptiv (& Shaw, 2003; Stice & Whitenton, 2002). Lebih lanjut, ketidakpuasan akan body image ini dapat sebagai pertanda awal munculnya gangguan makan seperti anoreksia atau bulimia (Polivy & Herman, 1999; Thompson et al).
Dalam masalah kesehatan tidak banyak remaja yang mengalami sakit kronis. Problem yang banyak terjadi adalah kurang tidur, gangguan makan, maupun penggunaan obat-obatan terlarang. Beberapa kecelakaan, bahkan kematian pada remaja penyebab terbesar adalah karakteristik mereka yang suka bereksperimentasi dan berskplorasi.

·        Alkohol dan Obat Terlarang
Penggunaan alkohol dan obat-obatan terlarang akhir-akhir ini sudah sangat memprihatinkan. Walaupun usaha untuk menghentikan sudah digalakkan tetapi kasus-kasus penggunaan narkoba ini sepertinya tidak berkurang. Ada kekhasan mengapa remaja menggunakan narkoba/ napza yang kemungkinan alasan mereka menggunakan berbeda dengan alasan yang terjadi pada orang dewasa. Santrock (2003) menemukan beberapa alasan mengapa remaja mengkonsumsi narkoba yaitu karena ingin tahu, untuk meningkatkan rasa percaya diri, solidaritas, adaptasi dengan lingkungan, maupun untuk kompensasi.
·        Pengaruh sosial dan interpersonal
Kurangnya kehangatan dari orang tua, supervisi, kontrol dan dorongan. Penilaian negatif dari orang tua, ketegangan di rumah, perceraian dan perpisahan orang tua.
·        Pengaruh budaya dan tata krama
Memandang penggunaan alkohol dan obat-obatan sebagai simbol penolakan atas standar konvensional, berorientasi pada tujuan jangka pendek dan kepuasan hedonis, dll.
·        Pengaruh interpersonal
Kepribadian yang temperamental, agresif, orang yang memiliki lokus kontrol eksternal, rendahnya harga diri, kemampuan koping yang buruk, dll.

·       Cinta dan Hubungan Heteroseksual
·       Permasalahan Seksual
·       Hubungan Remaja dengan Kedua Orang Tua
·       Permasalahan Moral, Nilai, dan Agama

C.    Faktor yang terjadi pada masalah pemuda
1.    Kurang dalam mengendalikan diri
Dalam hal ini kita melibatkan keluarga karena keluarga merupakan tempat awal seorang remaja membentuk karakter . Disini peran orang tua sangat mempengaruhi perkembangan remaja dalam mengendalikan diri , orang tua bukan hanya memberikan penjelasan tentang nilai sosial (baik buruknya suatu perbuatan) tapi juga memberikan suatu contoh perbuatan yang dapat dicontoh oleh remaja tersebut sehingga ketika remaja sudah berada dilingkup sosial yang lebih luas contohnya masyarakat , remaja tersebut akan terbiasa melakukan sama seperti apa yang dicontohkan oleh orang tuanya .
2.    Kurang masa bersama keluarga
Meluangkan waktu sejenak untuk berkumpul bersama keluarga merupakan hal kecil yang mempengaruhi perkembangan remaja diluar karena pada saat seperti inilah masing-masing anggota keluarga menceritakan masalah kepada orang tua atau orang yang lebih tua didalam keluarga tersebut demi mendapat sebuah solusi yang benar . Karena banyak faktor remaja melakukan hal negatif adalah karena jarangnya meluangkan waktu untuk berkumpul bersama keluarga dengan alasan orang tua bekerja dan sibuk dengan urusan lain, jika didiamkan begitu saja remaja tidak mendapat teman untuk menceritakan masalah yang dihadapinya sehingga remaja mencari jalan keluarnya sendiri yang menurutnya benar dan tak jarang dari keputusan itulah dapat mengorbankan orang lain .
3.    Masalah ekonomi keluarga
Keluarga miskin mungkin tidak memiliki kemampuan untuk menyediakan pendidikan sempurna kepada anak. Makanan dan minuman , tempat kediaman serta kesehatan yang memadai. Faktor inilah yang mendorong remaja untuk mengambil sesuatu yang bukan haknya atau mencuri milik orang lain untuk memenuhi kebutuhannya dan hal ini akan terus meningkat ke arah yang lebih ekstrim jika dibiarkan seperti menghilangkan nyawa orang lain demi suatu hal yang diinginkannya .



D.    Cara Mengatasi Masalah Pada Remaja

-         Perlunya kasih sayang dan perhatian dari orang tua dalam hal apapun.
-         Adanya pengawasan dari orang tua yang tidak mengekang. 
  Contohnya: kita boleh saja membiarkan dia melakukan apa saja yang masih sewajarnya, dan apabila menurut pengawasan kita dia telah melewati batas yang sewajarnya,kita sebagai orangtua perlu memberitahu dia dampak dan akibat yang harus ditanggungnya bila dia terus melakukan hal yang sudah melewati batas tersebut.
-         Biarkanlah dia bergaul dengan teman yang sebaya, yang hanya beda umur 2 atau 3 tahun baik lebih tua darinya. Karena apabila kita membiarkan dia bergaul dengan teman main yang sangat tidak sebaya dengannya, yang gaya hidupnya sudah pasti berbeda, maka dia pun bisa terbawa gaya hidup yang jelek.
- Pengawasan yang perlu dan intensif terhadap media komunikasi seperti tv, internet,radio,handphone,dll.
- Perlunya bimbingan kepribadian di sekolah, karena disanalah tempat anak lebih banyak
menghabiskan waktunya selain di rumah.
- Perlunya pembelanjaran agama yang dilakukan sejak dini, seperti beribadah dan
mengunjungi tempat ibadah sesuai dengan iman kepercayaannya.
- Kita perlu mendukung hobi yang dia inginkan selama itu masih positif untuk dia. Jangan
pernah kita mencegah hobinya maupun kesempatan dia mengembangkan bakat yang dia sukai selama bersifat Positif. Karena dengan melarangnya dapat menggangu kepribadian dan kepercayaan dirinya.
- Anda sebagai orang tua harus menjadi tempat curhat yang nyaman untuk anak anda,
sehingga anda dapat membimbing dia ketika ia sedang menghadapi masalah.

















BAB III PENUTUP
A.  Kesimpulan
Remaja boleh menyumbang kepada masyarakat dan dunia dalam pelbagai bidang. Sumbangan termasuklah aktiviti yang dirancang sendiri oleh remaja atau dengan menyertai aktiviti kelab/persatuan, aktiviti sosial atau kerja sambilan. Penglibatan diri dalam aktiviti kemasyarakatan dapat meluaskan pengalaman dan jaringan sosial di samping meningkatkan kemahiran hidup, mengasah kemahiran kepimpinan dan memberi peluang kerjaya.
Kecanggihan teknologi maklumat masa kini beserta dengan pengetahuan, sikap dan kemahiran yang betul membolehkan remaja menyumbang kepada komuniti sepenuhnya. Lebih banyak yang diberi, lebih banyak yang akan diperolehi. Remaja boleh menjadi sebahagian daripada penyelesaian dan bukannya sebahagian daripada masalah dunia
B.   Saran
Sebaiknya para pemuda bangsa Indonesia,dijauhkan dari hal-hal negative seperti narkoba dan obat-obatan terlarang. Itu bisa dilakukan dengan penyuluhan ke setiap pelosok-pelosok kota di Indonesia.


Daftar Pustaka


Rabu, 08 November 2017

Pengaruh Perkembangan Teknologi Terhadap Perilaku Remaja

Pengaruh Perkembangan Teknologi Terhadap Perilaku Remaja




Calvin Matthew Isaac
51417286
Dosen Pengajar: Emilianshah Banowo, S.SOS., MM



Fakultas Teknik Industri
Program Studi Teknik Informatika
Universitas Gunadarma


Kata Pengantar


Dalam penyusunan tugas ini saya sebagai penulis sudah berusaha semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuan saya. Sebagai manusia saya tidak luput dalam kesalahan menulis maupun dari segi tata bahasa. Tetapi walaupun demikian saya sudah menyelesaikan tugas ini sesuai kemampuan saya.

Untuk itu pertama-tama saya ucapkan banyak terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena tanpa pertolongan dari-Nya saya tidak akan bisa menyelesaikan tugas ini. Dan tidak lupa juga kepada dosen yang telah membimbing saya dalam mata kuliah Ilmu Sosial, Bapak EMILIANSHAH BANOWO, S.SOS.,MM.

            Dengan demikian semoga tugas ini dapat bermanfaat bagi penulis dan para pembaca pada umumnya serta dapat meningkatkan pengetahuan pengaruh perkembangan teknologi terhadap perilaku remaja. Saran serta kritik sangatlah berguna untuk membangun dan menyempurnakan makalah ini. Terima Kasih.







DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR...............................................................
DAFTAR ISI..............................................................................
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah..............................................
B. Perumusan Masalah.....................................................
C. Tujuan Penelitian........................................................
BAB II PEMBAHASAN
v Pengertian Teknologi dan Kemiskinan ......................
v Hubungan Teknologi dan Kemiskinan ......................
v Mengatasi Masyarakat agar tidak Miskin...................
v Kasus Teknologi dan Kemiskinan .............................
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan..................................................................
B. Saran..........................................................................
DAFTAR PUSTAKA
BAB I PENDAHULUAN
A.  Latar Belakang
          Perkembangan teknologi di Era sekarang ini sangat pesat. Berbagai kemajuan teknologi dapat kita peroleh dengan sangat mudah. Seiring dengan perkembangan zaman dan pesatnya perkembangan teknologi komunikasi antar manusia dapat dilakukan dengan berbagai alat sarana, salah satunya alat komunikasi yang banyak digunakan saat ini adalah internet, handphone, twitter, facebook, dan kompasiana.
          Memang sangat bagus bagi para remaja, karna bisa menambah wawasan,di  internet, kita dapat dengan sangat mudah menemukan seluruh informasi yang sangat penting diketahui oleh para pembaca. Inilah yang menyajikan kepada kita semua kekuatan daya imajinasi dan teknologi komunikasi yang memungkinkan tersebarnya seluruh informasi dalam kualitas yang hamper sempurna dalam waktu yang sangat cepat.
          kehidupan remaja tentu tidak sama seperti kehidupan remaja zaman dahulu. Saat ini banyak fasilitas atau hal hal tertentu yang membuatpara remaja merasa dimudahkan dan nyaman, namun tidak sedikit pula yang merugikan kehidupan mereka. Adanya teknologi modern seperti internet,ponsel,televise atau fasilitas game, bias berdampak dua macam bagi kehidupan remaja yaitu positif dan negative.
B.  Rumusan Masalah
1.     Pengertian dari Remaja ?
2.     Dampak Positif dan Negatif perkembangan IT terhadap perilaku remaja ?
3.     Bagaimana cara mengatasi dampak negatif tersebut ?
4.     Manfaat Teknologi bagi Remaja ?

C.  Tujuan Penulisan
1.     Untuk mengetahui apa itu remaja.
2.     Untuk mengetahui dampak dampak positif dan negatif teknologi terhadap perilaku remaja.
3.     untuk mengetahui cara mengatasi dampak negatif teknologi.
4.     untuk mengetahui manfaat teknologi bagi remaja.













BAB II PEMBAHASAN
A.  Pengertian Remaja
Menurut psikologi, remaja adalah suatu periode transisi dari masa awal anak anak hingga masa awal dewasa, yang dimasuki pada usia kira kira 10 hingga 12 tahun dan berakhir pada usia 18 tahun hingga 22 tahun.Masa remaja bermula pada perubahan fisik yang cepat, pertambahan berat dan tinggi badan yang dramatis, perubahan bentuk tubuh, dan perkembangan karakteristik seksual seperti pembesaran buah dada, perkembangan pinggang dan kumis, dan dalamnya suara. Pada perkembangan ini, pencapaian kemandirian dan identitas sangat menonjol (pemikiran semakin logis, abstrak, dan idealistis) dan semakin banyak menghabiskan waktu di luar keluarga.
B.   Dampak Positif dan Negatif Perkembangan IT terhadap Remaja
Manfaat atau dampak positif  internet  antara lain:
·        Internet sebagai media informasi, artinya ini merupakan fungsi internet yang paling banyak digunakan dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna internet yang lain di seluruh dunia.
·        Media untuk mencari informasi atau data, artinya dengan menggunakan jaringan internet yang telah telah pesat perkembangannya menjadikan www sebagai salah satu sumber informasi yang penting dan akurat.
·        Fungsi komunitas, artinya internet membentuk masyarakat baru yang beranggotakan para pengguna internet dari seluruh dunia. Dalam komunitas ini pengguna internet dapat berkomunikasi,mencari informasi,melakukan transaksi bisnis dan lain-lain. Internet juga kerab disebut dunia maya karena sifatnya yang sangat mirip dengan kehidupan sehari-hari.
·        Media pertukaran data, artinya dengan menggunakan email,newsgroup,wwwatau pun jaringan web-web lainnya para pengguna internet di seluruh dunia dapat saing bertukar informasi dengan cepat,mudah, dan murah.

Dampak negatif internet bagi remaja:
·        Pornografi, artinya dalam kemampuan menyampaikan informasi yang dimiliki oleh internet pornografi pun semakin merajalela. Untuk mengantisipasi hal ini, para produsen melengkapi program mereka dengan kemampuan untuk memilih jenis home-page yang dapat di akses. Di internet terdapat banyak gambar-gambar pornografi dan kekerasan yang bisa mengakibatkan dorongan terhadap seseorang untuk melakukan tindakan kriminal.
·        Penipuan, artinya hal ini memang telah merajalela di bidang manapun. Dan internet pun tidak luput dari penipuan. Cara yang baik adalah tidak mengindahkan hal ini atau mengkonfirmasikan informasi yang anda dapatkan dari penyedia informasi tersebut.
·        Perjudian, artinya banyak sekali perjudian yang beredar di internet. Dengan jaringan yang tersedia, penjudi tidak perlu pergi ketempat khusus untuk memenuhi keinginannya.
·        Carding, artinya para penjahat internet ini pun banyak yang memanfaatkan kesempatan ini untuk agar mendapatkaan keuntungan. Dengan sifat yang terbuka, para penjahat mampu mendeteksi adanya transaksi on-line dan mencatat kode kartu yang digunakan. Untuk selanjutnya mereka menggunakan data yang mereka dapatkan untuk kepentingan kejahatan mereka.
C.  Cara Mengatasi Dampak Negatif Perkembangan IT terhadap Remaja

1.     Yang pertama peran orang tua sebagai pendamping sangatlah dibutuhkan. kondisikan bahwa masuk ke situs negatif (konten porno/kekerasan) itu sesuatu yang tabu, sehingga penggunaan komputer harus terbuka dan orang tua harus bisa melihat.
2.     Jika anda ingin mencari teman-teman yang baru didunia maya, carilah komunitas positif yang sering melakukan pertemuan di dunia nyata atau biasa dikenal dengan istilah kopdar atau kopi darat. Komunitas seperti inilah yang benar-benar akan mengasah kemampuan komunikasi anda karena komunitas-komunitas ini seringkali memberikan kita inspirasi dan dukungan yang optimal pada kehidupan anda.
3.     Menolak ajakan teman untuk menyimpan maupun melihat hal-hal yang meyangkut pornoaksi dan pornografi.
4.     Tidak menggunakan internet pada saat pelajaran berlangsung agar tidak mengganggu konsentrasi belajar.
5.     Ketika berada dirumah sebaiknya mengatur waktu sebaik-baiknya antara belajar dan memanfaatkan teknologi internet.
6.     Menghindari mengakses situs porno atau mendownload konten-konten porno.
7.     Memanfaatkan teknologi internet seperlunya

D.  Manfaat Perkembangan IT bagi Remaja

Pendidikan. Manfaat teknologi dalam bidang pendidikan, yaitu: (A) sumber informasi, (B) sarana untuk mencari informasi, dan (C) sarana bertukar pikiran atau berdiskusi.
Ekonomi. Manfaat teknologi dalam bidang ekonomi bagi remaja yaitu, para remaja ias memanfaatkan dengan membuka usaha online (online shop). Banyak dari para remaja di dunia berhasil menjalankan usahanya dan mereka memiliki pemghasilan yang cukup besar dan dapat menambah pengalaman mereka, terutama dibidang bisnis.
Sosial. Manfaat teknologi dalam bidang sosial bagi remaja, yaitu: (A) menambah teman, (B) mengetahui perkembangan dunia sekitar, dan (C) sarana komunikasi.




















BAB III PENUTUP
A.Kesimpulan

Teknologi sangat penting bagi kehidupan manusia , karna dapat mempermudah kehidupan , tetapi dapat berdampak negatif jika di salahgunakan . setiap pengguna teknologi yang berupa handphone atau komputer ataupun laptop yang dapat mengakses sosial media harus berhati-hati terhadap orang tidak di kenal yang mencurigakan karena dapat membahayakan diri sendiri .
Dan teknologi itu sama dengan sebuah pisau yang bisa membawa manusia ke dua arah yang berbeda, yang pertama bisa membawa manusia ke jalan yang baik dengan segala kecanggihan yang dimiliki membuat manusia mendapat kemudahan di segala bidang (dampak positif) sedangkan yang kedua bisa membawa manusia ke dalamkesengsaraan yang disebabkan oleh penyalahgunaan kemajuan teknologi itu sendiri sendiri (dampak negatif) oleh karena itu kemajuan teknologi itu bisa berdampak positif dan dapat pula berdampak negatif, tergantung ke arah mana kita menjalankannya.
B.   Saran
1.      Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam pendidikan baik di sekolah atau perguruan tinggi menjadi hal mutlak mengingat kondisi permasalahan yang makin kompleks. Pendidikan berbasis TIK hanya akan berhasil apabila dikelola dan ditangani dengan terencana, sistematis, dan terintegrasi.
2.      Perencanaan dalam pemanfaatan TIK dalam pendidikan yang integratif meliputi kebijakan, standarisasi mutu, infrastruktur jaringan dan konten, kesiapan dan kultur SDM pendidikan menjadi penting untuk ditata dan dikelola dengan efektif dan efisien.
3.      Penyelenggaraan pendidikan berbasis TIK melalui pendidikan terbuka dan jarak jauh (e-Learning), membutuhkan dukungan dari semua pihak khususnya, pemerintah, swasta serta masyarakat untuk mengalokasikan anggaran dan investasi pendidikan yang memadai.
4.   Orang tua harus lebih terbuka dengan anak tentang kemajuan teknologi agar anak tidak salah menggunakan teknologi menjadi ke arah yang negatif.





Daftar Pustaka: