Rabu, 07 November 2018

Soal Relasi Rekursif


RELASI REKURSI
SOAL DAN PEMBAHASAN

1.       Selesaikan relasi rekurensi an = 7an -1 , n > 1, a2= 98
a)      an= 7n (2) , n > 1
b)      an= 7n (1) , n > 0
c)       an= 7n , n > 2
d)      an = 7n (2) , n > 0

Pembahasan :
Untuk n = 1 maka a1 = 7 a0  a2 = 7 a1 = 7  (7 a0) = 72a0 dari a2 = 98 maka 98 = 49 a0
Sehingga diperoleh a0 = 2. Jika relasi rekurensi tersebut dideretkan terus akan diperoleh:
a3 = 7 a2 = 7 (7 pangkat 2 a0) = 7 pangkat 3 a0 .......... dan seterusnya

Sehingga penyelesaian umum dari relasi rekurensi di atas adalah an = 7n (2) , n > 0

2.       Diketahui suatu barisan c0, c1, c2, … didefinisikan secara rekursif sebagai berikut :
Untuk semua bilangan bulat k ≥ 2, Ck = (ck-1 + k) (ck-2 + 1).
Dengan kondisi awal c0 = 1 dan c1 =2.
Ditanya : Hitunglah c5 !
a)      C5 = 90
b)      C5 = 92
c)       C5 = 84
d)      C5 = 94

Pembahasan :
Oleh karena barisan didefinisikan secara rekursif, maka c5 tidak bias dihitung secara langsung, tetapi harus terlebih dahulu menghitung c2, c3 dan c4.
·         c2 = c1 + 2 c0 + 1 = 2 + 2.1 + 1 = 5
·         c3 = c2 + 3 c1 + 1 = 5 + 3.2 + 1 = 12
·         c4 = c3 + 4 c2 + 1 = 12 + 4.5 + 1 = 33
·         c5 = c4 + 5 c3 + 1 = 33 + 5.12 + 1 = 94

Jadi, c5 = 94




3.        Tentukan solusi homogen dari relasi rekurensi bn + bn-1 – 6 bn-2 = 0 dengan kondisi batas
b0 = 0 , b1 = 1 
a)      bn(h) = (-3)n + .2n
b)      bn(h) = 3n + .2n
c)       bn(h) = (-2)n + .3n
d)      bn(h) = (-3)n + .2n
Pembahasan :
Relasi rekurensi tersebut adalah relasi rekurensi homogen, karena f(n)=0.
Persamaan karakteristik dari relasi rekurensi bn + bn-1 – 6 bn-2 = 0 adalah a2 + a – 6 = 0 atau (a+ 3) (a – 2) = 0 hingga diperoleh akar-akar karakteristik a1 = -3 dan a2 = 2.
Oleh karena akar-akar karakteristiknya berbeda, maka solusi homogennya berbentuk bn(h) = A1a1n + A2 a2n Þ bn(h) = A1 (-3)n + A2 . 2n.
Dengan kondisibatas b0 = 0 dan b1 = 1 ,maka:
b0(h) = A1 (-3)0 + A2 . 20 Þ 0 = A1 + A2 .
b1(h) = A1 (-3)1 + A2 . 21 Þ 1 = -3 A1 + 2 A2 .
Bila diselesaikan maka akan diperoleh harga A1 = (-1/5) dan A2 = 1/5 , sehingga jawab homogen dari relasi rekurensi bn + bn-1 – 6 bn-2 = 0 adalah bn(h) = (-3)n + .2n
4.       Tentukan solusi dari relasi rekurensi an + 6an-1 + 9an-2 = 0 !
a)      an (n) = (A 1 n + A 2 ) (-3) n
b)      an (n) = (A 1 n + A 2) (-4) n
c)       an (n) = (A 1 n + A2) (-5) n
d)      an (n) = (A 1 n + A 2) (-6) n
Pembahasan :
Relasi rekurensi homogen : an + 6an-1 + 9an-2 = 0.
Persamaan karakteristiknya adalah
a2 + 6a + 9 = 0
(a + 3) (a + 3) = 0
Hingga diperoleh akar-akar karakteristiknya a1 = a2 = -3, m = 2.
Oleh karena akar-akar karakteristiknya ganda, maka solusi homogennya berbentuk
an (h) = (A 1 n m-1 + A 2 n m-2 ) a1n
an (h) = (A 1 n + A 2) (-3) n .




5.        Berapa banyakkah bilangan Fibonacci antara 10 sampai dengan 100..?
a)      90
b)      9
c)       5
d)      10
                Pembahasan :
Dari tabel di atas, terlihat bahwa bilangan Fibonacci yang terletak antara 10 hingga 100 adalah sebanyak 5 (lima) buah, yaitu suku ke-6 (13), suku ke-7 (21), suku ke-8 (34), suku ke-9 (55), dan suku ke-10 (89). Dengan demikian, jawabannya adalah 5.  
6.       Dengan mengambil satu harga n kemudian anda menjumlahkan bilangan-bilangan tersebut mulai dari f1 sampai dengan fn maka berapakah n terkecil agar jumlah itu > 150..?
a)      9
b)      10
c)       11
d)      15

Pembahasan :
Dari tabel di atas juga, dapat kita ketahui bahwa nilai n terkecil agar jumlah seluruh bilangan Fibonacci dari f1 hingga fn> 150 adalah sebesar 10 (n=10), yang akan menghasilkan jumlah sebesar 231 (diperoleh dari = 1 + 2 + 3 + 5 + 8 + 13 + 21 + 34 + 55 + 89, yang merupakan bilangan Fibonacci dari suku ke-1 hingga suku ke-10). Sehingga, jawaban yang benar adalah 10.

7.       Mana diantara berikut yang merupakan solusi dari relasi rekurensi dari :
an + 4 an-1 + 4 an-2 = 2n .
a)      an(h)  = (A1 nm-1 + Anm-2) a1 , an(h)  = (A1 n + A) (-2)n
b)      an(h)  = (A1 n + A) (-2)n
c)       an(h)  = (A1 nm-1 + Anm-2a1
d)      an(h)  = (A1 nm-1) an(h)  = (A1 n + A) (-2)n .
Pembahasan :
Relasi rekurensi homogen :                                         an + 4 an-1 + 4 an-2 =0.
Persamaan karakteristiknya adalah                          a2  +  4 a  + 4 = 0
(a+ 2) (a + 2) = 0
Hingga diperoleh akar-akar karakteristik                a1 = a2 = -2 ,  m = 2,

Oleh karena akar-akar karakteristiknya ganda, maka solusi homogennya berbentuk
 an(h)  = (A1nm-1 + Anm-2) a1 ,an(h)  = (A1 n + A) (-2)n .





8.        Tentukan solusi umum dari relasi rekursi dan 0=9
a)       5 + (n) (n+1) (4n+2)
b)      9 + (n) (n+2) (2n+1)
c)       2 + (n+2) (n) (n+2n)
d)      9 + (n) (n+1) (2n+1)
Pembahasan :
f(n) = sehingga solusi umumnya :
n = 0 + (i)
= 0 + 2
= 0 + 2
= 9 + (n) (n+1) (2n+1)
9.       Diketahui relasi rekurensi Sn = 2Sn-1 dengan syarat awal S0 = 1. Selesaikan untuk suku ke-n!
a)      2n
b)      4n
c)       n
d)      2
Pembahasan :
Dengan interasi diperoleh :
Sn = 2Sn-1
= 2 (2Sn-2) = 2Pangkat2 Sn-2                      
= 2pangkat3Sn-3
= ………
= 2nS0
= 2n

10.   Tentukan solusi homogen dari relasi rekurensi 4 an - 20 an-1 + 17 an-2 – 4 an-3 = 0.
a)      an(h)  = (A1 n + A) (½)n + A1 . 4n.
b)      an(h)  = (An - A) (½)n + A3 . 4n.
c)       an(h)  = (A1 n - A) (½)n + A3 . 3n.
d)      an(h)  = (A1 n + A) (½)n + A3 . 4n.
Pembahasan :
Persamaan karakteristiknya        :                                4 a3  - 20 a+ 17 a  - 4 = 0
Akar-akar karakteristiknya           :                               ½ , ½  dan   4
Solusi homogennya berbentuk  :                        an(h)  = (A1 n + A) (½)n + A3 . 4n.

Rabu, 10 Oktober 2018

Tugas Pengetahuan Teknologi Internet dan New Media

Aplikasi Pengenalan Warna dan Bentuk

          Kali ini saya akan membahas tugas kelompok saya yaitu membuat aplikasi berbasis smartphone.Kelompok saya terdiri dari :

1. Calvin Matthew Isaac
2. Dede Herman Suryana
3. Hanissa Anggraini Pratiwi
4. M.Kizbudin
5. Rafif Dhio Pratama
6. Stheven Mei Angolifa Giawa


          Dosen kami yaitu Ibu Atika Laras Paramita memberikan tugas untuk membuat aplikasi E-Learning berbasis smarphone untuk anak tingkat Sekolah Dasar kebawah.
         
Kami telah menentukan tema untuk aplikasi kami yaitu Pengenalan Warna dan Bentuk. Aplikasi ini kita buat untuk anak dengan range umur 3-5 tahun. Kami telah saling memberikan ide untuk aplikasi ini seperti background,sound,design dan sebagainya. Saya sendiri bertugas memberikan ide untuk design bagian latihan.
         
Kelompok kami juga menambahkan fitur menarik seperti shop untuk berbelanja background baru.Berikut merupakan beberapa contoh tampilan dari aplikasi yang telah kami buat :






















Kamis, 11 Januari 2018

Pendapat tentang Bermain Game Online Secara Terus-menerus

Di jaman sekarang sudah banyak sekali jenis game online. Mulai game online di komputer,konsol maupun handphone. Bermain game memiliki manfaat jika dilakukan secara benar. Bermain game secara terus-menerus bukanlah hal yang bagus untuk kesehatan kita. Sudah banyak kasus kematian akibat bermain game secara nonstop. Waktu bermain yang dianjurkan dalam 1 hari sebaiknya tidak lebih dari 3 jam,karena mata kita juga butuh istirahat. Saya pribadi suka bermain game online,tetapi tidak secara terus-menerus. Saya hanya bermain jika ada teman yang mengajak saya main. 

Jika hal diatas merupakan negatifnya bermain game online maka game online tentu memiliki sisi postifnya.Sebuah penelitian mengatakan jika bermain game bisa meningkatkan tingkat fokus kita. Dengan bermain game online tentu kita akan banyak bertemu dengan orang lain,dan dengan itu kita memiliki banyak teman. Kesimpulannya setiap hal memiliki sisi negative maupun positif begitu juga dengan bermain game online. Jika kita tidak bermain secara terus-menerus mungkin bisa menjadi manfaat bagi kita.


How to Improve Aim at First Person Shooter Game

1. Buy a proper mouse gaming
2. Adjust your setting like dpi,sensitivity
3.Play at shooting range or practice range to learn the weapon
4.Play the game continously
5.Practice the recoil of the gun
6.Don't get bored to play the game,because the more you play,your aim will improve time by time

Prasangka,Diskriminasi dan Etnosentrisme Sebagai Penghambat Pembangunan di Indonesia

Prasangka,Diskriminasi dan Etnosentrisme Sebagai Penghambat Pembangunan di Indonesia





Calvin Matthew Isaac
51417286
Dosen Pengajar: Emilianshah Banowo, S.SOS., MM



Fakultas Teknik Industri
Program Studi Teknik Informatika
Universitas Gunadarma



Kata Pengantar


Dalam penyusunan tugas ini saya sebagai penulis sudah berusaha semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuan saya. Sebagai manusia saya tidak luput dalam kesalahan menulis maupun dari segi tata bahasa. Tetapi walaupun demikian saya sudah menyelesaikan tugas ini sesuai kemampuan saya.

Untuk itu pertama-tama saya ucapkan banyak terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena tanpa pertolongan dari-Nya saya tidak akan bisa menyelesaikan tugas ini. Dan tidak lupa juga kepada dosen yang telah membimbing saya dalam mata kuliah Ilmu Sosial, Bapak EMILIANSHAH BANOWO, S.SOS.,MM.

            Dengan demikian semoga tugas ini dapat bermanfaat bagi penulis dan para pembaca pada umumnya serta dapat meningkatkan pengetahuan pengaruh perkembangan teknologi terhadap perilaku remaja. Saran serta kritik sangatlah berguna untuk membangun dan menyempurnakan makalah ini. Terima Kasih.








DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR...............................................................
DAFTAR ISI..............................................................................
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah..............................................
B. Perumusan Masalah.....................................................
C. Tujuan Penelitian........................................................
BAB II PEMBAHASAN
v Pengertian Prasangka ...................................................
v Pengertian Diskriminasi ..............................................
v Pengertian Etnosentrisme.............................................
v Penyebab terhambatnya pembangunan di Indonesia……     
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan..................................................................
B. Saran..........................................................................
DAFTAR PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN
A.  Latar Belakang Masalah

Pembangunan di Indonesia sekarang sangat terhambat karena banyaknya masalah sosial maupun politic yang terjadi di Indonesia. Contoh masalah sosial yang dihadapi Indonesia sekarang adalah Prasangka,Diskriminasi dan Etnosentrisme. Ketiga masalah tersebut terjadi karena kurangnya sosialisasi di masyarakat,sehingga terjadinya perpecahan di masyarakat. Sangat disayangkan masalah – masalah seperti ini terjadi di Indonesia sehingga menyebabkan pembangunan menjadi terhambat.

B.  Rumusan Masalah
1.     Apa pengertian dari Prasangka?
2.     Apa pengertian dari Diskriminasi?
3.     Apa pengertian dari Etnosentrisme?
4.     Apa penyebab terjadinya terhambatnya pembangunan di Indonesia?

C.  Tujuan Penelitian
1.     Untuk mengetahui lebih lanjut apa itu Prasangka
2.     Untuk mengetahui lebih lanjut apa itu Diskriminasi
3.     Untuk mengetahui lebih lanjut apa itu Etnosentrisme
4.     Untuk mengetahui apa yang menyebabkan terhambatnya pembangunan di Indonesia




BAB II PEMBAHASAN

A.  Prasangka
Prasangka adalah stereotip negative atau kebencian terhadap suatu orang maupun kelompok. Prasangka terjadi ketika seseorang menilai orang lain atau kelompok sebelum mengetahui fakta yang sebenarnya. Prasangka hanya bersifat dugaan-dugaan sementara.
Berikut beberapa jenis prasangka     :
Ø Racism   : yaitu merupakan dugaan sementara berdasarkan ras seseorang atau kelompok
Ø Sexism   :yaitu merupakan dugaan sementara berdasarkan jenis kelamin
Ø Ageism   :yaitu merupakan dugaan sementara berdasarkan umur


B.  Diskriminasi
Diskriminasi adalah perlakuan yang tidak seimbang atau tidak adil terhadap seseorang maupun kelompok. Diskriminasi terjadi karena adanya perbedaan ras, suku bangsa, bahasa, agama dan hal lainnya. Diskriminasi merupakan hal yang paling di kecam, karena melanggar hak asasi seseorang atau kelompok. Mereka diperlakukan secara tidak adil karena adanya perbedaan.
Diskriminasi terbagi menjadi 2 jenis yaitu:
v Diskriminasi langsung             : yaitu disaat hukum atau peraturan yang menyebutkan secara jelas ras atau jenis kelamin.
v Diskriminasi tidak langsung    : yaitu sangat peraturan yang netral dijalankan secara diskriminatif pada penerapannya.

Contoh perlakuan diskriminatif yaitu        :
1.     Mengucilkan orang berpenyakit menular
2.     Menindas kelompok kecil
3.     Penghinaan terhadap suatu agama
4.     Menyatakan pernyataan yang menyangkut ras atau suku


C.  Etnosentrisme
Etnosentrisme adalah tindakan seseorang menganggap budayanya merupakan budaya yang paling baik diantara budaya-budaya lain. Salah satu penyebab hal ini terjadi karena masyarakat yang bersifat tidak rasional dan tidak nasionalis. Peran pemerintah dalam memberikan wawasan terhadapat masyarakat sangatlah penting.

Contoh Etnosentrisme di Indonesia       :
1.     Perilaku Carok di Madura       :Carok merupakan tindakan pembunuhan jika seorang laki-laki merasa harga dirinya terusik oleh orang lain.
2.     Memakai Koteka                     :Mungkin bagi orang Papua pedalaman sudah biasa memakai Koteka, tetapi jika bukan orang pedalaman mungkin itu merupakan sesuatu yang memalukan.






BAB III PENUTUP

A.  Kesimpulan
Indonesia seharusnya menjadi negara yang maju, tetapi karena beberapa hal seperti Diskriminasi, Prasangka dan Etnosentrisme pembangunan di Indonesia menjadi terhambat. Pemerintah seharusnya bergerak cepat dalam menangani masalah internal seperti ini. Karena apabila berlarut-larut masalah yang seharusnya cepat diatasi menjadi masalah yang besar. Di jaman sekarang sudah banyak terjadi hal-hal seperti diskriminasi,prasangka maupun etnosentrisme. Masyarakat Indonesia harus dibimbing lagi dan diberikan penyuluhan tentang pentingnya memiliki sifat rasional dan nasionalisme.
B.  Saran
Pemerintah harus bergerak cepat dalam menyelesaikan masalah ini.Jika terus dibiarkan maka Indonesia akan semakin terhambat dalam hal pembangunan. Dan kita sebagai masyarakat harusnya memiliki rasa rasional dan nasionalisme yang tinggi agar tidak terjadi perpecahan di negara ini. Masyarakat Indonesia harus bersatu jika ingin Indonesia menjadi negara yang maju, karena hal seperti itu bukan saja tugas pemerintah melainkan seluruh warga negara Indonesia.


Daftar Pustaka: